Senin, 09 November 2015

Pantai Lombang Sumenep Madura


Pantai Lombang adalah salah satu pantai yang terletak di kabupaten Sumenep, Madura. Pantai ini tepatnya terletak di sebelah timur Sumenep, kira-kira 25 km dari kota Sumenep tepatnya di Kecamatan Batang-Batang. Pantai Lombang merupakan salah satu wisata alam unggulan di bumi Sumekar. di pantai ini, selain deburan ombak yang cukup tenang dan pasir putih yang sangat halus, para pengunjung juga akan disuguhi dengan rimbunnya pohon cemara udang yang berjajar mengikuti garis bibir pantai. Biaya karcis untuk memasuki pantai ini adalah Rp. 5000,- per orang.

Cemara udang adalah endemi tumbuhan khas dari pantai ini. Konon sebagian besar masyarakat tumbuhan ini hanya tumbuh di Pantai Lombang dan beberapa pantai di perairan laut Tiongkok. Sejarah penyebaran pohon cemara udang di wilayah perairan Sumenep erat kaitannya dengan ekspedisi besar kekaisaran negeri Tiongkok dalam mengarungi perairan nusantara pada abad 15 yang dipimpin oleh Jendral The Ho (Sampo Thai Kam), Jendral Ma'huan dan Jendral Ong Keng Hong. Ketiganya juga dikenal dengan sebutan SAM PO TOA LANG yang artinya Tiga Pendekar Besar dan dalam logat jawa kuno dikenal dengan nama Dempo Awang.

Muhibah tersebut membawa kapal sebanyak 62 armada, dengan pasukan perang 27.800 orang. Konon muhibah besar itu merupakan suatu pelayaran terbesar kala itu. Bila berlayar seakan menutup keluasan lautan yang dilewatinya, banyak para negara tetangga yang merasa takjub dan khawatir. Kelihatannya memang seolah Kaisar daratan China memamerkan kekuatannya pada negeri-negeri tetangga dan menunjukkan bahwa dirinya sebagai negara super power, adigang adigung adiguno, seolah tidak ada negara lain yang bisa melindunginya.

Tapi sesampainya di laut Jawa, salah satu kapal induk membentur batu karang sampai hancur, dengan kejadian tersebut Jendral Ong Keng Hong selaku jurumudi utama meninggal dunia. Kemudian semua armada dirapatkan ke pantai, maka tempat merapatnya kapal-kapal armada tersebut diabadikan dengan nama Mangkang yang artinya wangkanya kqapal. Letaknya sekitar 10 km di sebelah barat kota Semarang. Karena Ong Keng Hong pemeluk agama Islam, maka dikuburkan secara islam di daerah Gedongwatu.

Setelah selesai upacara penguburan lalu pelayaran muhibah besar tersebut dilanjutkan menuju ke pusat kerajaan Majapahit. Tapi rupanya kemalangan masih tetap mengikuti mereka. Kapal-kapal terbawa arus ke arah timur dan dilanda angin topan disekitar perairan Masalembu, maka sebagian banyak yang tenggelam, juga banyak yang hancur serta perlengkapannya banyak yang terdampar di pantai sekitar pulau Jawa dan Madura, seperti halnya: jangkarnya ada di Pati, piringnya ditemukan di pantai Kamal yang kemudian diabadikan dengan nama Ujung Piring, tiangnya ditemukan di perairan masuk kabupaten Sumenep, itiknya banyak beterbangan di selat Kamal, maka bilamana kita naik perahu layar akan terdengar sayup-sayup suara itik mengalun.

Dari kisah di atas bisa dipastikan bahwa tumbuhan "Cemara Udang" yang ada di perairan utara Kabupaten Sumenep merupakan hasil dari sisa-sisa bawaan prajurit-prajurit yang terdampar di perairan Sumenep ketika dalam perjalanan ekspedisi muhibah tersebut.

Akomodasi dan Fasilitas

Wisatawan yang ingin bermalam di pantai ini dapat mendirikan tenda di tepi pantai, sebab belum tersedia hotel di sekitar pantai ini. Fasilitas penginapan yang ada yaitu pondok-pondok alami dari kayu, biasanya hanya diperuntukkan bagi peserta paket wisata agen perjalanan tertentu. Apabila terpaksa harus menginap, wisatawan dapat memperoleh jasa hotel di kota Sumenep.

Di pantai ini telah tersedia kamar bilas bagi para pengunjung untuk membersihkan badan sehabis bermain pasir atau berenang. Jika ingin duduk-duduk santai, wisatawan dapat memanfaatkan beberapa tempat duduk atau warung-warung kecil di pinggir pantai yang menjual "es degan" (kelapa muda) serta rujak lontong (rujak Madura). Di tengan teriknya matahari, rujak lontong yang lezat serta segarnya es degan sangat cocok untuk dinikmati.

Gambar untuk Pantai Lombang





Bagaimana? Indah bukan? Ada yang tertarik untuk mengunjunginya? ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar